Eureka Township, Jadi Pusat Industri Kreatif Terbesar di Indonesia
Perkembangan industri kreatif di Indonesia yang sangat
pesat ternyata belum didukung oleh infrastruktur ruangan dan sumberdaya yang
mumpuni untuk mendukung perkembangannya. Untuk itu PT Eureka Prima
Jakarta, Tbk akan membangun Eureka Creative Centre di Eureka
Township.
Properti di kawasan Jakarta Barat sudah sangat berkembang.
Perkembangan properti memang selalu dimulai dari bagian barat, seperti terjadi
di Bandung Barat, Surabaya Barat bahkan Amerika bagian Barat atau West Coast.
Kawasan tersebut merupakan kawasan yang diunggulkan pembangunnya. Hal yang sama
juga terjadi pada Jakarta Selatan.
Sementara di Jakarta Utara pengembangan properti sudah
menurun akibat tidak ada lahan sehingga akan dilakukan reklamasi. Sekarang,
giliran Jakarta Timur yang berkembang karena masih memiliki banyak lahan dan
harganya belum belum menanjak maksimal. Tak heran para pengembang kini banyak
yang menggarap kawasan Jakarta Timur sebagai kawasan untuk ajang investasi
baru.
Salah satu pengembang yang siap membangun properti di
Jakarta Timur adalah PT Eureka Prima Jakarta Tbk. (LCGP). Emiten yang
sebelumnya bernama PT Laguna Cipta Griya Tbk. itu akan membangun kawasan
terintegrasi mulai dari hunian, perkantoran, hotel, dan mal seluas 24 hektar di
kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, bersebelahan dengan kawasan Taman Mini
Indonesia Indah (TMII). Persiapan perencanaan proyek Eureka Township sudah
selesai dilakukan oleh konsultan dari Spanyol, Codinach Architect.
Presiden Direktur PT Eureka Prima Jakarta Tbk.Lukman
Purnomosidi mengungkapkan keunggulan dari proyek Eureka Township adalah
dibangunnya Eureka Creative Centre yang dilatarbelakangi kenyataan bahwa
perkembangan industri kreatif di Indonesia yang sangat pesat ternyata belum
didukung oleh infrastruktur ruangan dan sumberdaya yang mumpuni untuk mendukung
perkembangannya. “Eureka Creative Centre akan menjadi pusat industri kreatif
anak muda pertama dan terbesar di Indonesia dan akan menjadi ikon Eureka
Township,” kata Lukman.
Lantaran akan dibangun pusat industri kreatif, kata Lukman,
maka proyek ini memakai nama Eureka yang merupakan kata seruan yang digunakan
untuk melambangkan penemuan suatu hal. Kata ini berasal dari bahasa Yunani “Aku
telah menemukannya.”Seruan ini terkenal karena digunakan oleh Archimedes. Ia
mengucapkan kata “Eureka!” ketika masuk kedalam bak mandi dan menyadari bahwa
permukaan air naik, sehingga ia menemukan bahwa berat(dalam Newton) air yang
tumpah sama dengan gaya yang diterima tubuhnya. “Kami berharap Eureka Township
menjadi proyek yang spektakuler dan menjadi pendorong bagi industri kreatif di
Indonesia,” ujar Lukman.
Berbasis teknologi dan media, tambah Lukman, Eureka Township
akan menjadi tempat berkumpulnya seluruh komunitas pelaku industri kreatif
Indonesia. Didalamnya, kata Lukman, akan dibangun industri kuliner, fashion,
musik, film, arts, disain grafis, software development, game
interactive, dll. Semua basis industri kreatif tersebut dilengkapi dengan
sekolah, outlet, pusat pertunjukkan yang kemudian diintegrasikan dengan
membangun industri media broadcast, tv dan radio.
“Untuk kuliner misalnya, akan terdapat 99 resto terbaik yang
tematik dari seluruh nusantara. Pusat kreasi film anak-anak muda indie, disain
grafis, seni animasi dan fashion kelas dunia. Semuanya dilengkapi sekolah
berikut event-nya. Ada interaksi dengan komunitas pelaku dan buyer.
Harapan kami, Eureka Township menjadi one stop interactive place bagi
industri kreatif Indonesia,” pungkas Lukman seraya mengatakan pihaknya juga
akan mengintegrasikan Eureka Township dengan TMII.
Menjalin Kerjasama
Untuk mewujudkan mimpi itu PT Eureka Prima Jakarta Tbk.
menjalin kerja sama dengan Fakultas Desain dan Seni Kreatif Universitas Mercu
Buana (UMB) Jakarta.“Universitas Mercu Buana memiliki 26.000 mahasiswa dan
merupakan universitas pertama di Indonesia yang memiliki fakultas design dan
seni kreatif. Eureka Township akan menyediakan ruang untuk mahasiswa dan
lulusan Universitas Mercu Buana untuk berkreasi sesuai keahlian masing-masing,”
kata Lukman.
Sementara Rektor Universitas Mercu Buana, Arissetyanto
Nugroho menyambut baik rencana pengembangan pusat industri kreatif di kawasan
Eureka Township. Universitas Mercu Buana akan menyiapkan sumberdaya manusia
guna mengantisipasi kebutuhan bagi industri kreatif di Indonesia.“Kami berharap
kawasan Eureka Township mampu menjembatani akan kebutuhan ruang untuk mendukung
industri kreatif yang saat ini tengah berkembang pesat,” kata Arissetyanto.
Selain itu PT Eureka Prima Jakarta Tbk. juga menggandeng PT
Sarinah (Persero) sebagai mitra strategis. Keduanya bersama-sama sepakat akan
mengembangkan Eureka Creative Centre sesuai dengan keahlian masing-masing. PT
Eureka Prima Jakarta Tbk. akan membangun dan menyediakan fasilitas yang
dibutuhkan oleh PT Sarinah (Persero) dan mitra usahanya untuk menggelar
kegiatan promosi, penjualan, workshop dan sarana lainnya yang
dibutuhkan. Sedangkan Sarinah menyiapkan produk, jaringan (network) dan
sumberdaya yang dimiliki.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Ira Puspadewi
mengatakan, faktor utama Sarinah memilih bekerjasama dengan PT Eureka Prima
Jakarta Tbk. disamping bisnis adalah kecocokan idealisme. Pengembangan Eureka
Township menurut Ira sangat cocok dengan visi Sarinah sebagai departemen store
yang fokus dalam mendorong penetrasi pasar ritel, khususnya industri kecil dan
menengah produk kerajinan tangan Indonesia.
“Kami sama-sama dalam institusi bisnis. Di depan mata ada
pasar yang sangat besar. Kita coba utilisasi dan eksplore.
Konsep yang di usung Eureka Township adalah konsep anak muda. Memiliki
konektivitas dengan budaya, meng-Indonesiakan anak muda. Match-nya
disitu,. Jadi kami mengawinkan bagaimana kreativitas, legacy yang
dimiliki Sarinah dan budaya menjadi hits. Dan itu terlihat dari konsep
fisik Eureka yang juga sudah kelihatan hits banget,” papar Ira.
Dengan legacy dan komunitas yang dimiliki oleh
Sarinah, tambah Ira, maka keberadaan Eureka akan sangat menunjang pengembangan
bisnis Sarinah ke depan. “Saat ini kami punya 500 mitra usaha kecil dan
menengah yang memproduksi berbagai item produk berbasis industri
kreatif. Untuk 2-3 tahun ke depan, begitu proyek ini selesai, jumlah mitra kami
tentu akan lebih banyak lagi dan akan berkontribusi sesuai dengan pengembangan
Eureka ke depan,” ujar Ira seraya mengatakan Sarinah akan menjadi salah
satu anchor tenant di Eureka Creative Centre.
Lukman menambahkan, saat ini ketika bicara tentang industri
kreatif, dengan rentang pengalaman lebih dari 52 tahun, maka tidak ada yang
bisa mengalahkan Sarinah. Keberadaan Sarinah di Eureka Township salah satunya
adalah untuk energi agar industri kreatif Indonesia bisa terus update.
“Sarinah dan Eureka akan mendorong industri kreatif Indonesia keluar dan
menjadi pintu masuk bagi pasar dalam dan luar negeri. Dengan kerjasama ini,
kami sepakat untuk bersama membangun Eureka Creative Center sebagai sentra
kreatif anak muda terbesar di Indonesia,” ujar Lukman.
PT Eureka Prima Jakarta Tbk. akan mulai membangun Eureka
Township pada semester keempat 2017. Saat ini progres telah merampungkan pematangan lahan. Tahap
pertama akan dikembangkan seluas 3 hektar dengan perkiraan investasi sekitar
Rp3 triliun. Untuk pendanaan awal sudah tersedia sejak akhir 2013 lalu melalui
proses Penawaran Umum Terbatas (rights issue) senilai Rp 1,47 triliun.
Saat ini desain tahap pertama sudah dirampungkan oleh Dr
Marcia Codinachs, arsitek yang juga menggarap beberapa proyek internasional
seperti Marina Hemingway (Kuba), Burj Tower dan Spanish Tower (Dubai). Tahap
pertama akan dibangun Eureka Creative Centre seluas 30 ribu m2. Lalu dua tower
apartemen yang akan dipasarkan seharga Rp1-2 miliar per unit. Kemudian dibangun
pula small office home office(SOHO).
“Properti yang dibangun di Eureka Township akan mendukung
kegiatan industri kreatif,” kata Lukman Purnomosidi, Presiden Direktur PT
Eureka Prima Jakarta Tbk.. Pengembangan Eureka Township diperkirakan akan
selesai semua dalam kurun waktu 8 hingga 10 tahun. Sementara Eureka Creative
Center ditargetkan sudah mulai beroperasi dua tahun lagi. “Kami optimis proyek
ini akan sukses karena memiliki konsep yang unik dan kuat,” kata Lukman. YS
Sumber:http://www.jualhabis.com/eureka/
Komentar
Posting Komentar